Feeds:
Posts
Comments

American Cancer Society mengeluarkan rekomendasi terbaru program skrining untuk pencegahan dan deteksi dini kanker serviks atau yang disebut juga kanker leher rahim. Program skrining merupakan upaya pencegahan lini pertama bagi wanita yang tidak memiliki gejala kanker serviks dan telah terbukti dalam beberapa dekade terakhir sangat efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit ini.

Terdapat 2 jenis tes yang terbukti efektif digunakan untuk skrining kanker serviks, yaitu Pap Smear dan Tes HPV. Pap Smear mampu mendeteksi perubahan-perubahan awal sel-sel leher rahim, sehingga bisa diberikan pengobatan sebelum tumbuh menjadi kanker. Selain itu Pap Smear juga mampu mendeteksi kanker leher rahim stadium awal sehingga lebih mudah untuk diobati.

Baca selengkapnya!

How are you? adalah sebuah kalimat berbahasa Inggris yang selalu kita dengar atau bahkan kita gunakan saat bertemu dengan seseorang, jawaban yang paling lazim adalah I am fine atau ‘baik”. Tetapi sesungguhnya “how are you?” kalau ditelusuri lebih lanjut bisa bermakna “are you happy?” dan “I am fine” bisa diartikan “I am happy”. Mengapa saya mengartikannya begitu? bagi saya pertanyaan apa kabar bermakna sangat luas dan jawaban yang diharapkan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga emosi dan spirit sehingga jawaban “I am fine” atau baik  hendaknya mengandung makna saya sehat secara fisik dan bahagia secara emosi dan spirit.

Baca selengkapnya!

Kebijakan pemerintah untuk menaikan harga BBM pada bulan April ini menyebabkan adanya pro dan kontra di masyarakat. Salah satu alasan pemerintah yang diungkapkan adalah naiknya harga minyak dunia sehingga subsidi BBM membebani anggaran APBN pemerintah. Kenaikan BBM adalah salah satu solusi yang akan dilaksanakan dan tentu saja membebani banyak masyarakat.

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki berbagai sumber daya alam dan sumber daya manusia Indonesia juga cukup besar baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Dibandingkan Negara lainnya potensi pasar Indonesia cukup besar sebut saja negara tetangga seperti Singapura, Malaysia mereka sudah semakin maju. Bahkan Negara seperti Belanda, Swiss, Jepang mereka Negara yang tidak memiliki sumber daya alam yang besar tetapi kemajuannya luar biasa. Mengapa Indonesia yang begitu banyak sumber daya alam dan manusianya belum mampu seperti mereka ?

Baca selengkapnya !

DENPASAR- Rokok kian menjadi gaya hidup anak muda bahkan di Denpasar, Bali, dalam sebuah survei ditemukan fakta 34 persen remaja perkotaan menjadi perokok aktif.

Data tersebut berdasar survei terakhir dilakukan Pusat Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat (PS IKM) Universitas Udayana dan Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

Survei menyasar remaja pria dan perempuan usia sekolah yakni 14-19 tahun di empat kecamatan di Kota Denpasar.

Dari 194 responden yang diwawancarai kata peneliti PS IKM Unud I Made Kerta Duana, mereka mengakui telah mengenal dunia rokok sejak umur 14 tahun. Sesuai definisi perokok adalah mereka yang setahun terakhir mengisap rokok secara aktif.

“Kami mewancarai mereka mulai kapan mengenal rokok, motivasi dan merek rokok apa yang disukai,” kata Duana dalam workshop Pengembangan Kebijakan Tanpa Rokok yang digelar Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bali di Denpasar, Sabtu (10/3/2012).

Dari pengakuan sebagian besar anak baru gede ini, merokok awalnya karena ingin mencoba. Mereka tidak ingin dikatakan banci atau kurang gaul sehingga mencoba mengisap daun tembakau.

Alasan lain, karena pergaulan menuntut mereka harus merokok agar tidak dikucilkan. Selain itu, mencontoh perilaku orang tua yang merokok di rumah.

Dari semua responden mayoritas berjenis kelamin laki-laki dan sedikit saja atau di bawah satu persen dari kalangan perempuan. Ditambahkan Duana, survei hanya menyasar 18 orang di setiap banjar atau lingkungan sosial terkecil di Bali.

Baca selengkapnya di http://news.okezone.com/read/2012/03/10/340/590780/redirect

Reblogged from This is PUBLIC HEALTH:

Click to visit the original post

Salah satu perdebatan serius dalam lingkungan penggiat kesehatan adalah mana yang lebih penting, mengobati orang sakit atau mencegahnya menjadi sakit dan tetap sehat. Lebih jauh lagi perdebatannya menyentuh hal yang fundamental dalam sistem kesehatan kita yaitu pembiayaan. Ada banyak klaim oleh teman teman pemerhati masalah kesmas yang menyatakan bahwa sistem kesehatan kita sangat kuratif, proporsi pendanaan untuk kegiatan promotif dan preventif sangatlah rendah.

Read more… 1,388 more words

Tulisan menarik dari Pande Putu Januraga

Mahasiswa kesehatan masyarakat, kedokteran, keperawatan, gizi, dan mungkin juga kesehatan lingkungan pastinya sudah sangat sering mendengar istilah primary health care (PHC) atau kalau di Indonesia sering diterjemahkan sebagai pelayanan kesehatan primer atau pelayanan kesehatan dasar. Seringkali juga banyak yang menterjemahkan PHC sebagai Puskesmas. Sebenarnya apa dan bagaimana keduanya sama dan juga berbeda, silahkan baca lebih lengkapnya di sini

Artikel berikut ini akan membahas sedikit tentang beberapa perubahan rekomendasi imunisasi untuk orang dewasa yang dipublikasikan di jurnal Annals of Internal Medicine.

Perubahan pertama terkait dengan vaksinasi human papilloma virus (HPV). Vaksin ini tidak hanya direkomendasikan untuk anak perempuan saja, tetapi juga untuk anak laki-laki yang berusia antara 11 sampai 21 tahun. Seperti direkomendasikan sebelumnya bahwa vaksinasi HPV disarankan pada remaja perempuan usia 11-26 tahun. Pemberian vaksinasi HPV pada remaja laki-laki dianggap lebih cost-effective saat ini. Untuk laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, vaksinasi HPV disarankan hingga pada kelompok usia 26 tahun.

Klik disini untuk informasi selengkapnya

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.